Pages

Senin, 14 Oktober 2013

Sistem Operasi Berbasis LINUX

LINUX adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program. Lisensi lengkap dari GNU, dapat Anda baca di Lampiran III. Penerjemahan lisensi GNU ke dalam Bahasa Indonesia, saat buku ini disusun masih dilakukan.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Anda dapat memperoleh Linux tanpa harus membayar sama sekali. Jika Anda harus membayar tiap kali instal perangkat lunak di lain komputer, maka dengan Linux Anda dapat menginstalnya dimana saja tanpa harus membayar lisensi. Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.

Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.

Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.

Sebagai tambahan, Linux menyediakan bahasa pemrograman gratis, lengkap dengan kompilernya, maupun program pembantunya. Beberapa diantaranya adalah :

> ADA

> BASIC

> C

> C++

> Expect

> FORTRAN

> GTK, untuk membuat aplikasi GUI di Linux

> PASCAL

> Phyton

> Skrip Shell

> TCL


> Perl (The Practical Extraction and Report Language), sering dipakai untuk membuat skrip CGI di web.

Versi Linux
Linux yg merupakan sebuah software gratis, kini mulai banyak dipakai oleh para pengguna komputer. Beberapa macam linux antara lain:
1. Fedora Core 4
2. SuSe
3. Ubuntu ( terdapat beberapa versi )
4. Knoppix
5. PC Linux OS
6. Linux Xnuxer
7. Mandrake 10.0
Fitur LINUX :
Multi tasking dan dukungan 32 bit; mampu menjalankan beberapa perintah secara bersamaan, dan dengan memanfaatkan model terlindung (protected mode) dari Intel 80836 keatas, Linux merupakan sistem operasi 32 bit.
Multi user dan Multi session; Linux dapat melayani beberapa user yang login secara bersamaan. Sistem filenya sendiri mempunyai keamanan yang ketat, dan dapat dimodifikasi secara optimal untuk akses file kepada user atau group tertentu saja. – Sebagian besar Linux ditulis dalam bahasa C
Dukungan Java; jika dikompilasi pada level kernel, Linux dapat menjalankan Java Applet sebagai aplikasi.
Virtual Memory. Linux menggunakan sebagian dari hardisk Anda dan memperlakukannya sebagai memory, sehingga meningkatkan memory Anda yang sebenarnya.
Linux menawarkan sistem file yang hierarkis, dengan beberapa folder utama yang sudah dibakukan (File System Standard/FSSTND)
Grafis antar muka pemakai (Graphical User Interface/GUIyang dipergunakan Linux adalah sistem X Window atau X dari MIT.
 Ok, Sekian postingan kali ini dari saya mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang tidak dapat anda mengerti ataupun acak, karena sebelum saya post artikel ini di blog saya menulis postingan ini terlebih dahulu pada lembar kerja Ms.Office Word 2007. Semoga Bermaanfaat! Jangan lupa tinggalkan komentar kalian.

7 komentar:

Wahyu Setiawan mengatakan...

boleh juga nihh..
mampir gan http://rantaipengetahuan.blogspot.com/

Unknown mengatakan...

oke gan (y)

Unknown mengatakan...

materi-materi bagus gan
jangan lupa mampir gan http://yuliananggerp.blogspot.com/

Unknown mengatakan...

makasih gan, siap gan :D

Messaid mengatakan...

artikel yang bagus gan :D

Hamba Allah mengatakan...

saya jadi pengen ganti os dari win 7 ke linux nihh jadinya :v kelebihan linux soalnya banyak banget :D

Unknown mengatakan...

hehe iya gan, boleh boleh sja, kalo saya sarankan mending pake distro ubuntu atau backtrack5

Posting Komentar

Pengunjung